Membangun di Kaveling Town House Bagian 2

Alangkah mulianya rencana Anda untuk membuatkan rumah Ibunda. Saya sangat salut untuk cita-cita mulia ini. dikarenakan lahan yang terbatas, maka sebaiknya dibuat menjadi 2 lantai saja. Memang, ibunda bisa menempati kamar tidur dan melakukan aktivitas sehari-hari di lantai 1. Namun ada kalanya orang tua ingin melihat dan mengontrol semua ruangan di rumahnya, termasuk lantai 2 tentunya. Agar langkah beliau nyaman dan aman, maka akses untuk ke lantai 2 dapat dibuat berupa ramp, bukan berupa tangga seperti pada umumnya. Dengan menggunakan ramp, langkah orang tua untuk mencapai lantai 2 akan lebih mudah, nyaman, dan tidak melelahkan; meski jalannya menanjak. Kekurangan dari penggunaan ramp ini adalah ruang yang digunakan lebih banyak dibandingkan dengan tangga konvensional. Sebab untuk mendapatkan ramp yang nyaman, dibutuhkan jalur yang panjang, supaya sudut kemiringannya tidak menjadi curam. Di lantai 1 dapat Anda lihat ramp tersebut berada di ruang tamu, memanjang hingga ke atas dapur/ ruang makan.

RUANG TAMU MASIH ADA Ruang tamu kecil diperlukan sehingga ibunda bias menerima tamu yang bukan anggota keluarga. Untuk menerima kerabat dan keluarga, bisa dilakukan di ruang makan yang terbuka dengan dapur dan taman, atau bisa di lantai 2 seandainya memang diperlukan. Antara ruang tamu dengan dapur/ruang makan juga saya buat terbuka, hanya dibatasi dengan penyekat ruang. Hal ini agar rumah dapat terasa lebih luas. Ruang terbuka juga dimaksudkan agar ruangan juga bisa difungsikan sebagai ruang terbuka untuk berkumpul, jika ada acara pengajian atau arisan. Untuk ruang tidur ibunda, saya berikan bukaan ke arah taman atau ruang terbuka di belakang. Diharapkan bukaan ini dapat membuat sirkulasi udara dan sinar matahari menjadi optimal. Kamar mandi yang letaknya di sebelah ruang tidur juga akan memudahkan ibunda, terutama pada malam hari. RUANG

KELUARGA DI ATAS Di lantai 2, ada ruangan yang dapat dijadikan sebagai ruang keluarga, terutama apabila anakanak ibunda berkunjung. Ruang ini bisa juga dijadikan sebagai ruang salat bersama. Untuk sehari-hari, ibunda tentunya akan lebih nyaman bersalat di dalam ruang tidurnya yang cukup luas. Selain ada 2 ruang tidur dan kamar mandi, di belakang ada gudang dan ruang cuci jemur. Saya tidak tahu apakah ibunda Anda memerlukan asisten rumah tangga atau perawat untuk menemani beliau kelak. Kalau berdasarkan pengalaman orang tua saya, perawat atau asisten rumah tangga menemani beliau tidur malam hari di kamarnya. Perawat akan menjaga ketika beliau harus ke kamar mandi, sehingga dapat terhindar dari risiko tergelincir, jatuh, dan sebagainya.

Tak ketinggalan pula untuk menambahkan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan ketika listrik dari PLN sedang padam. Harga genset murah untuk rumah tangga bisa didapatkan melalui Suplier resmi Jual Genset Bali yang memberikan potongan harga serta diskon untuk setiap pembelian unit baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *